Senin, 13 Mei 2013

Contoh-contoh paragraf


Contoh-contoh paragraf berikut:
Contoh Paragraf Deduktif
   Indonesia merupakan Negara yang kaya akan budaya . Contohnya di pulau Sumatra yang terdiri dari suku batak, suku minang , suku aceh, suku melayu dan lain-lain yang masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Bukan hanya dipulau Sumatra saja, bahkan di pulau Jawa, Kalimantan, dan juga pulau-pulau lainnya juga terdapat macam-macam suku dengan kebudayaannya.
Contoh Paragraf Induktif
  Selain kaya akan budaya , Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang subur yang banyak menghasikkan rempah-rempah , bahan pangan , bahkan juga buah-buahan. Dari segi barang tambang , Indonesia juga sangat potensial, terbukti Indonesia salah satu Negara di Asia yang meng ekspor minyak bumi, batu bara, dan barang tambang lainnya. Maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya.
Contoh Paragraf Campuran
  Saat ini Indonesia sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya. Banyak usaha yang dilakukan, mulai dari menekan jumlah barang import yang mengalahkan pemakaian barang lokal. Pemerintah juga meluaskan lapangan pekerjaan, agar sumber daya manusia (SDM) dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembangunan Negara. Bagia pelaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang sangat merugikan perekonomian Negara tentunya akan diberikan sanksi tegas. Karna yang kita ketahui Indonesia terpuruk akibat KKN yang terjadi di segala institusi. Oleh karena itu, dengan usaha yang dilakukan sekarang diharapkan Indonesia dapat membangkitkan perekonomiannya.
Keterangan: Tulisan yang berwarna merah merupakan ide pokok atau gagasan utama

Langkah-langkah pidato yang tepat

1. Berpenampilan rapi dan sopan disesuaikan dengan forum
2. Menyampaikan pidato dengan tenang, penuh rasa percaya diri dan menghargai pendengar
3. Menguraikan pidato secara sistematis, jika perlu diselingi dengan humor
4. Menerangkan permasalahan secara jelas, argumentatif, dan dipahami
5. Mengatur dan memperhatikan waktu bicara
6. Jika terjadi kesalahan, tidak segan untuk meminta maaf
7. Membuka dan mengakhiri pembicaraan dengan salam



Minggu, 12 Mei 2013

MAJAS

Jenis - jenis majas

1. Majas perbandingan
   a. Asosiasi yaitu 2 hal yang berbeda tetapi dianggap sama
       contoh : " Semangat keras bagaikan baja "
   b. Metafora yaitu majas yang diungkap secara singkat dan padat
       contoh : " Perpustakaan adalah gudang ilmu "
   c. Personifikasi yaitu benda mati seolah-olah makhluk hidup
       contoh : " Daun kelapa melambai-lambai di pantai "

2. Majas pertentangan
   a. Hiperbola   yaitu berlebih-lebihan
       contoh : " Tubuhnya kurus kering setelah ditinggal orangtuanya "
    b Litotes       yaitu mengecil-kecilkan
       contoh : " Gajiku tak seberapa, hanya cukup untuk makan anak dan istri
    c. Ironi          yaitu bertentangan dengan maksud untuk menyindir
       contoh : " Bagus sekali rapotmu, banyak benar angka merahnya "
    d. Sinisme     yaitu sindiran secara langsung
       contoh : " Bisa-bisa aku menjadi gila melihat kelakuanmu "

3. Majas pertautan
   a. Mitonimia   yaitu menggunakan nama barang
       contoh : " Ayah baru saja membeli zebra, padahal saya ingin kijang "
   b. Sinekdoke  yaitu menyebutkan nama sebagian untuk menggantikan keseluruhan atau sebaiknya
       contoh : " Paman mempunyai atap di Medan "
   c. Alusio         yaitu menunjukkan secara tidak langsung pada suatu tokoh peristiwa yang sudah diketahui
       contoh : " Banyak korban berjatuhan akibat kekejaman NAZI "
   d. Elipsis         yaitu terdapat penghilangan kata / bagian kalimat
       contoh : " Dia dan Ibunya ke Medan
   e. Inversi         yaitu pengubahan susunan kalimat
       contoh : " Berdiri aku di senja kala

4. Majas penegasan / pergaulan
   a. Pleonasme   yaitu menggunakan kata-kata secara berlebihan
       contoh : " Turun ke bawah "
   b. Klimaks       yaitu menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin meningkat
       contoh : " Semua jenis kendaraan mulai dari sepeda, motor, sampai mobil berjejer memenuhi halaman "
   c. Antiklimaks  yaitu menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin menurun
       contoh : " Bapak kepala sekolah, para guru dan murid-murid sudah hadir di lapangan upacara "
   d. Retorasi       yaitu kalimat tanya yang jawabannya sudah diketahuinya penanya
       contoh : " Siapa yang tidak ingin hidup bahagia "
  

Seni Rupa

SENI RUPA BERDASARKAN FUNGSI
1. Seni Rupa Murni      : yaitu karya seni yang diciptakan hanya untuk keindahan.
    Contoh: lukisan dan patung
2. Seni Rupa Terapan   : yaitu karya seni yang diciptakan selain untuk keindahan.
    Contoh: vas bunga dan kursi berukir

JENIS-JENIS WARNA
1. Warna primer           : yaitu warna dasar, warna yang tidak dapat dari warna lain
    Contoh: merah, kuning, dan biru
2. Warna sekunder       : yaitu pencampuran 2 warna primer
    Contoh: orange, hijau, dan ungu
3. Warna tersier            : yaitu pencampuran dari warna primer dan warna sekunder
    Contoh: merah kehijau-hijauan, kuning kemerah-merahan

UNSUR-UNSUR SENI RUPA
1. Titik
2. Garis
3. Bidang
4. Bentuk
5. Tekstur
6. Warna
7. Gelap terang

PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA

1. Propersi
2. Keseimbangan
3. Kesatuan
4. Keselaras
5. Kontras
6. Komposisi

Mote - Flasmob India dan Korea

http://youtu.be/msUF_lHRY8Y

Mote - Flasmob India dan Korea

http://youtu.be/msUF_lHRY8Y
Video Keren Perform Mote:  http://youtu.be/msUF_lHRY8Y