Minggu, 12 Mei 2013

MAJAS

Jenis - jenis majas

1. Majas perbandingan
   a. Asosiasi yaitu 2 hal yang berbeda tetapi dianggap sama
       contoh : " Semangat keras bagaikan baja "
   b. Metafora yaitu majas yang diungkap secara singkat dan padat
       contoh : " Perpustakaan adalah gudang ilmu "
   c. Personifikasi yaitu benda mati seolah-olah makhluk hidup
       contoh : " Daun kelapa melambai-lambai di pantai "

2. Majas pertentangan
   a. Hiperbola   yaitu berlebih-lebihan
       contoh : " Tubuhnya kurus kering setelah ditinggal orangtuanya "
    b Litotes       yaitu mengecil-kecilkan
       contoh : " Gajiku tak seberapa, hanya cukup untuk makan anak dan istri
    c. Ironi          yaitu bertentangan dengan maksud untuk menyindir
       contoh : " Bagus sekali rapotmu, banyak benar angka merahnya "
    d. Sinisme     yaitu sindiran secara langsung
       contoh : " Bisa-bisa aku menjadi gila melihat kelakuanmu "

3. Majas pertautan
   a. Mitonimia   yaitu menggunakan nama barang
       contoh : " Ayah baru saja membeli zebra, padahal saya ingin kijang "
   b. Sinekdoke  yaitu menyebutkan nama sebagian untuk menggantikan keseluruhan atau sebaiknya
       contoh : " Paman mempunyai atap di Medan "
   c. Alusio         yaitu menunjukkan secara tidak langsung pada suatu tokoh peristiwa yang sudah diketahui
       contoh : " Banyak korban berjatuhan akibat kekejaman NAZI "
   d. Elipsis         yaitu terdapat penghilangan kata / bagian kalimat
       contoh : " Dia dan Ibunya ke Medan
   e. Inversi         yaitu pengubahan susunan kalimat
       contoh : " Berdiri aku di senja kala

4. Majas penegasan / pergaulan
   a. Pleonasme   yaitu menggunakan kata-kata secara berlebihan
       contoh : " Turun ke bawah "
   b. Klimaks       yaitu menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin meningkat
       contoh : " Semua jenis kendaraan mulai dari sepeda, motor, sampai mobil berjejer memenuhi halaman "
   c. Antiklimaks  yaitu menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin menurun
       contoh : " Bapak kepala sekolah, para guru dan murid-murid sudah hadir di lapangan upacara "
   d. Retorasi       yaitu kalimat tanya yang jawabannya sudah diketahuinya penanya
       contoh : " Siapa yang tidak ingin hidup bahagia "